当校(Our LPK JAPAN) — Seorang guru Jepang khusus menyusun kurikulum dan memberikan pelatihan kepada setiap guru Indonesia mengenai metode pengajaran.
Di antara staf pengajar terdapat pemegang sertifikat JLPT N2 dan lulusan Universitas Pendidikan Indonesia. Banyak instruktur juga merupakan mantan peserta program magang teknis (Ginou Jisshusei), sehingga mereka dapat berbagi pengalaman kerja nyata di Jepang kepada siswa.
LPK CIS menggunakan buku teks Minna no Nihongo dengan kurikulum yang unik — siswa mengikuti pembelajaran intensif yang berfokus pada hiragana, katakana, dan kosakata dasar terlebih dahulu, sehingga dapat memahami tata bahasa dan berkomunikasi efektif dalam waktu singkat.
Pada prinsipnya, semua siswa tinggal di asrama dan menjalani kegiatan kebersihan serta olahraga setiap hari di bawah bimbingan ketua asrama, mempersiapkan diri untuk budaya hidup dan bekerja di Jepang.
Nilai-nilai inti yang diajarkan agar siswa siap hidup dan bekerja di Jepang.
Disiplin waktu adalah fondasi utama budaya kerja Jepang. Siswa dilatih untuk selalu tepat waktu dalam setiap kegiatan — berbeda jauh dengan "jam karet" yang lazim di Indonesia.
Hōkoku (melapor), Renraku (memberi tahu), Sōdan (berkonsultasi) — tiga pilar komunikasi efektif yang wajib diterapkan di tempat kerja Jepang.
Seiri · Seiton · Seisō · Seiketsu · Shitsuke — penataan, keteraturan, kebersihan, standarisasi, dan disiplin sebagai standar lingkungan kerja profesional.
Semua siswa tinggal di asrama dan menjalani kegiatan harian bersama. Pola hidup terstruktur ini membentuk kedisiplinan dan kemandirian sejak dini.
Metode pembelajaran Minna no Nihongo dipadukan dengan penguasaan hiragana, katakana, dan kosakata sejak awal untuk mempercepat kemampuan komunikasi.
Sekilas kegiatan belajar dan kehidupan keseharian di LPK CIS.